RomiSatriaWahono.Net

e-Learning | Software Engineering | Networking | Internet Marketing | Opensource | Knowledge Management
February 6th, 2006

Teknik Mempengaruhi Orang Lain

by Romi Satria Wahono

manajemen.jpgSaya bukan orang yang berpengaruh, itu sudah pasti, karena saya tidak punya apa-apa? Bukan konglomerat, bukan pejabat elit, tapi saya hanya seorang PNS golongan rendah di sebuah lembaga bernama LIPI ;). Yang pasti ada yang menarik, bahwa sebenarnya orang lain terpengaruh dengan kita, bukan hanya karena kedudukan atau kekayaan kita, tapi masih banyak faktor lain sehingga sampai pada kondisi dimana kita bisa mempengaruhi orang lain. Bahasa gampangnya, bagaimana sih cara mempengaruhi orang lain? Itu yang akan kita bahas kali ini. Ambil nafas dulu dan klik 

Bagaimanapun juga pemahaman terhadap teknik mempengaruhi (influence tactics) orang lain menjadi satu spektrum penting, tidak hanya untuk seorang politikus, tetapi juga untuk para pemimpin baik formal maupun informal, pelatih bola, saleman, dan juga diperlukan bagi para pedjoeang IT yang sedang dalam usaha memperdjoeangan ide-idenya ;) . Usaha mengubah sikap, opini, dan perilaku orang lain (target person) dalam satu kerangka proses yang fitrah, smooth dan tanpa pertentangan, adalah muatan penting dari taktik atau teknik mempengaruhi.

Sebenarnya taktik mempengaruhi orang lain telah diformulasikan oleh banyak pakar dan peneliti, tentu bukan di desain untuk mempengaruhi orang dalam perbuatan kejahatan ;) . Pelakunya diharapkan tetap ada dalam rel kebenaran, dan diimplementasikan ke dalam spektrum berpikir menuju kepemimpinan yang efektif (effective leadership). Misalnya dalam manajemen organisasi, dimana seorang manajer dituntut untuk mengajak seluruh elemen organisasi bersama-sama dalam menyelesaikan permasalahan organisasi, menuju tujuan organisasi yang ingin dicapai. Seorang pelatih dan manajer bola yang memimpin pemain-pemain kelas dunia dan ingin mereka semua bisa bersatu, berdjoeang memenangkan pertandingan.

Beberapa teori dan formulasi tentang taktik atau teknik mempengaruhi telah bermunculan sejak 20 tahun yang lalu (Kipnis-1980; Schriesheim-1990; Yukl-1992, Ferris-1997). Dari perseteruan pendapat yang ada, boleh dikata yang banyak diterapkan dan dimutasikan dalam penelitian lanjutan adalah metode Influence Behavior Questionanaire (IBQ). Suatu metode yang dikembangkan oleh peneliti yang bernama Gary Yukl (1992), professor di University at Albany, Amerika. Metoda IBQ memformulasikan 9 strategi dan teknik mempengaruhi orang lain.

  • Rational Persuasion: Adalah siasat meyakinkan orang lain dengan menggunakan argumen yang logis dan rasional. Seorang dokter yang memberi nasehat kepada pasien yang perokok berat, dengan menjelaskan efek buruk merokok bagi paru-paru dan hasil penelitian yang membuktikan bahwa para perokok lebih rentan menderita penyakit kronis lain. Adalah salah satu contoh rational persuasion ini.

  • Inspiration Appeals Tactics: Adalah siasat dengan meminta ide atau proposal untuk membangkitkan rasa antusias dan semangat dari target person. Contoh nyata penerapannya adalah, seorang menteri yang membawahi departemen komunikasi dan informasi (kominfo), yang membuka kesempatan kepada seluruh komunitas IT untuk membuat proposal dan ide tentang pengembangan e-government di suatu negeri.

  • Consultation Tactics: Terjadi ketika kita meminta target person untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang kita agendakan. Misalnya adalah menteri kominfo diatas yang kembali berkonsultasi kepada seluruh komunitas IT di suatu negeri dalam upaya mengajak partisipasi aktif dalam implementasi cetak biru e-government yang telah diproduksi oleh departemennya.

  • Ingratiation Tactics: Adalah suatu siasat dimana kita berusaha untuk membuat senang hati dan tentram target person, sebelum mengajukan permintaan yang sebenarnya. Sendau gurau seorang salesman terhadap langganan, pujian seorang pimpinan terhadap bawahan sebelum memberi tugas baru, ataupun traktiran makan seorang partner bisnis adalah termasuk dalam ingratiation tactics ini.

  • Personal Appeals Tactics: Terjadi ketika kita berusaha mempengaruhi target person dengan landasan hubungan persahabatan, pertemanan atau hal yang bersifat personal lainnya. Kita bisa mengimplementasikannya dengan memulai pembicaraan misalnya dengan, “Budi, saya sebenarnya nggak enak mau ngomong seperti ini, tapi karena kita sudah bersahabat cukup lama dan saya yakin kamu sudah paham mengenai diri saya …”

  • Exchange Tactics: Adalah mirip dengan personal appeal tactics namun sifatnya adalah bukan karena hubungan personal semata, namun lebih banyak karena adanya proses pertukaran pemahaman terhadap kesukaan, kesenangan, hobi, dsb. diantara kita dan target person.

  • Coalition Tactics: Adalah suatu siasat dimana kita berkoalisi dan meminta bantuan pihak lain untuk mempengaruhi target person. Strategi kemenangan karena jumlah pengikut dipakai dalam siasat ini.

  • Pressure Tactics: Terjadi dimana kita mempengaruhi target person dengan peringatan ataupun ancaman yang menekan. Seorang komandan pasukan yang memberi ancaman penurunan pangkat bagi prajuritnya yang mengulangi kesalahan serupa. Adalah contoh implementasi pressure tactics ini.

  • Legitimizing Tactics: Adalah satu siasat dimana kita menggunakan otoritas dan kedudukan kita untuk mempengaruhi target person. Presiden yang meminta seorang menteri untuk menyusun rancangan undang-undang, kepala sekolah yang meminta guru menyusun kurikulum pendidikan adalah beberapa contoh penerapan legitimizing tactics.

Referensi:

  1. Stephen P. Robbins and Mary Coulter, “Management (8th Edition)”, Prentice Hall, January 14, 2004.
  2. G. A. Yukl  and J. B. Tracey, “Consequences of Influence Tactics used with Subordinates, Peers, and the Boss”, Journal of Applied Psychology, 77, 525-535, 1992.

ttd-small.jpg

20 Responses to “Teknik Mempengaruhi Orang Lain”

  1. dari bukunya Dale Carnegie ” How to influence people and make friends” ( kebalik mungkin ) saya berkesimpulan untuk mempengaruhi orang lain cukup simple prinsipnya . Hargai orang .. dan lakukan dengan tulus
    Thats it..hmm well sejauh ini itu yg baru saya tangkap

    Anywaya..good article bos!

  2. Pak Romi, wah bagus banget artikelnya, sekarang saya lagi baca buku The Art of Communication karangan Kevin Hogan,salah satu tokoh yang diceritakan Zig Ziglar, berkata bahwa “Orang tidak akan peduli seberapa banyak yang anda ketahui, sampai mereka tahu seberapa banyak anda peduli” ^_*
    Just like that, and simple.

    Best Regards,
    Angela Tjandrajadi

  3. Haha…, bisa saja pak Romy ini. Ya, bisalah buat masukan meski itemnya kebanyakan… Hmmm, tekniknya bisa disesuaikan dengan berbagai situasi meski saya cenderung menyukai “Keep it simple”.

  4. Arif Musthofa Says:
    April 20th, 2006 at 14:41

    Tolong pak romi bisa jelaskan lagi soal Ingratiation Tactics,karna keterangannya kurang jelas,,terima kasih atas jawabannya

  5. cukup menarik

    hanya saja dari buku diskursus machiavelli saya menangkap bahwasanya penguasaan terhadap orang lebih di dasarkan pada sebesar apa kepentingan tersebut bermanfaat bagi sebuah lingkungan. Dalam artian bila mempengaruhi orang lain demi kepentingan individu atau perusahaan maka hal itu akan kurang sesignifikan apabila mempengaruhi orang lain demi kedaulatan sebuah negara.

    best regards
    dimas mukhlas

  6. Saya berpendapat penjabaran berbagai cara dan tipe mempengaruhi orang lain lebih bagus di artikel ini. Ketimbang model keep it simple seperti hargai orang dll, terlalu umum dan luas, tidak spesifik. Saya sendiri sudah mengalaminya…….

  7. Perlakukan seseorang sesuai maunya orang itu diperlakukan…orang itu tidak mau diserang, mau dihargai, tidak mau disela, mau didengarkan, tidak mau diasingkan, mau diakui dll (dan lupa lagi he..he..)

    Saya jadi inget waktu kecil, kalau minta sesuatu ke orang tua tidak suka langsung (karena pengalaman kalau langsung dan maksa suka tidak dikasih). Jadinya kalau lagi ada maunya yang saya lakukan adalah mijit-mijit dulu kaki Bapak atau Ibu, tanpa harus mengutarkan maksud kita eh..akhirnya orang tua juga ngerti…

  8. Hebat pak Romi…saya jadi ingat waktu masa kuliah dulu, saya jualan jam tangan disekitar pelabuhan, saya bisa pengaruhi orang untuk membeli jam yg saya jual, orang yg sudah pake jam tangan aja membeli apalagi yg gak punya, saya juga pernah baca buku karangan Carnegie Dale yg membahas multi level marketing…..

  9. sebenernya saya masih bingung mau komentar apa? tapi buat pemula saya merasa bertambah sedikit ilmunya tentang cara mempengaruhi orang lain. Mohon bantuan pada pak Romi atau para pengunjung web beri saya petunjuk agar saya dapat belajar lebih banyak lagi dan banyak lagi tentang bagaimana cara-cara jitu dalam mempengaruhi orang lain.

  10. Wow……banyak sekali publikasi pak Romi, tolong dong saya ingin tahu model kuesioner dari influence tactics dari Yukl secara lengkap….? boleh toh ? Makasih sebelumnya dan saya surprise terhadap tulisan-tulisan Bapak tentang komputer.

  11. Mmm… ilmu baru untuk saya..; namn saya rasa masih kurang spesifik ,dalam artian perbanyak contoh-contoh dan tips2 jitu agar kita benar2 dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari… but thanx a lot… sukses selalu.

  12. Hari Sulistyanto Says:
    November 17th, 2007 at 12:42

    Tulisannya bagus and menarik bisa nambah wawasan kita tapi bisa ditambahkan referensi pakai Buku Teamwork & Teambuilding : Kanneth Stoot - Allan Walker - Prentice Hall.

    Thanks

    Hari S

  13. yah,, semoga tulisan ini bisa membuka beginer…
    untuk pak rahmat yg ingin langsung menerapkan teknik dahsyat untuk sehari-hari dapat bergabung dengan ninjafar caranya kirim email dengan subyek daftar kirim ke sayayakin@yahoo.com

  14. yong anwar Says:
    May 1st, 2008 at 20:34

    oh keren banget teknik2nya moga saya bisa mempraktekkannya btw, karena itu sangat bermanfaat untuk kita semua

  15. terima kasih ..saya coba baca dan pahami dulu maksudnya…thx ya

  16. sy mau minta saran bagaimana cara mempengaruhi orang padahal sy plng susah berteman jadi kurang teman walaupun ada sy tidak terlalu dihargai. tolong dibalas

  17. Artikel yang bagus dan menarik untuk disimak serta dipelajari, sehingga Prinsip “LOVE” benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan. Salut…

  18. menurut saya mempengaruhi orang adalah dengan cara memberi contoh dan menegur jika salah

  19. berikan contoh secara langsung mempengaruhi orang lain dalam pembicaran tlng kirim sekarang atau besok

Leave a Reply